KEJU

Suatu malam Mulla berkata kepada istrinya: "Beri kami keju, sebab keju merangsang nafsu makan dan membuat mata tidak mengantuk." "Kejunya sudah habis," kata si istri. "Itu bagus," sahut Mulla, "sebab keju merusak gigi dan gusi." "Kalau begitu, mana yang benar di antara kata-katamu itu?" tanya si istri. Mulla menjawab, "Jika ada keju di rumah yang pertama yang benar; jika tidak ada, yang kedua yang benar."
(sumber: Humor-humor sufi - Massud Farzan)